Benih pepaya berasal dari biji Biji dikecambahkan dengan cara direndam semalam kemudian disimpan di dalam wadah tertutup yang dilapisi tissue/kain basah, dengan suhu diatas 30oC. Biji akan berkecambah setelah 6-12 hari, kemudian disemai dalam media polibag. Selain itu dapat juga dengan cara menyemai biji yang sudah direndam air tersebut di media pasir. Setelah tumbuh setinggi3-5 cm bibit dipindah di media polibag. Media semai biji pepaya yaitu tanah, pupuk kandang dan Thricoderma. Benih pepaya ditanam ke lapang setelah berumur 30-40 hari dengan ciri mempunyai daun berjumlah 5-8 helai.
- Lahan dibersihkan dari gulma secara mekanik atau kimia. Selanjutnya lahan diolah tanahnya agar menjadi gembur.
- Bedengan dibuat dengan panjang 6 meter, lebar 1- 1,5 m, tinggi 20 cm. Antar bedengan dipisahkan dengan parit berukuran lebar 50 cm dan dalam 30 cm.
- Lubang tanam dibuat dengan ukuran 40 x 40 x 50 cm dan jarak tanam 2 x2 m.
- Lubang tanam diisi dengan campuran pupuk kandang dan dolomit, masing-masing ± 8 kg/lubang dan 350 g/lubang, kemudian dibiarkan selama 1 - 2 minggu. Tambahkan pupuk dasar TSP dengan dosis 50-80 g/lubang dan insektisida Furadan sebanyak 0,5-1 g/lubang, 2-3 hari sebelum tanam.
Benih yang sudah siap ditanam masukkan dalam lubang tanam, dengan cara melepas polybag dilepas perlahan-lahan agar media tanam tidak pecah kemudian letakkan di lubang tanam dan timbun dengan tanah top soil. Satu lubang tanam sebaiknya ditanam dengan 2 (dua) benih agar dapat diseleksi tanaman yang berbunga sempurna.
Saat tanaman sudah mulai berbunga (± umur 2 bulan setelah tanam) pilih yang berbunga sempurna. Ciri bunga sempurna yaitu di dalam satu bunga terdapat serbuk sari dan putik. Tanaman yang berjenis kelamin lainnya dipotong pada pangkal batang agar tidak tumbuh.
Mulsa atau penutup tanah berupa serasah, jerami kering dan lainnya, diberikan dibawah tajuk tanaman dengan ketebalan 15 – 20 cm saat awal tanam. Selain untuk menjaga kelembaban tanah, mulsa juga berfungsi untuk mencegah pertumbuhan gulma, mengatur suhu permukaan tanah menekan populasi hama dan menambah kesuburan tanah.
Gunakan pupuk NPK 16 – 16 – 16 atau campuran pupuk tunggal. Dosis pupuk NPK 16 – 16 – 16 dapat dilihat pada tabel 1.
Hama utama pada tanaman pepaya yaitu kutu putih, thrips, aphid dan tungau. Cara pengendaliannya dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif imidakloprit, abamektin dan profenofos dosis 2 cc per liter air atau sesuai dosis anjuran. Pengendalian hama tungau lakukan penyemprotan dengan akarisida berbahan aktif dicofol, propargit yang diberikan berselang seling antar bahan aktif sesuai anjuran.
Seleksi buah lakukan saat buah sempurna berumur 2 minggu setelah bunga mekar. Buang buah yang cacat secara fisik (lancip, bulat atau rusak) agar tidak mengganggu pertumbuhan buah sempurna lainnya.
Buah pepaya dapat dipanen pada umur 8 bulan setelah tanam. Buah untuk pasar lokal dipetik pada tingkat kemasakan mengkal dtandai dengan 5-10 % warna kulit buah kuning (indek warna 2), sedangkan untuk pasar jarak jauh buah dipetik dengan ditandai perubahan warna kulit buah kuning < 5% (indek warna 1). Panen buah dapat dilakukan seminggu sekali.






